Waspada! 7 Bahaya Rokok Elektrik bagi Kesehatan

Sumber foto : We Heart It

Rokok elektrik atau yang disebut juga vape, dewasa ini menjadi solusi bagi orang-orang yang melakukan peralihan dari rokok tradisional. Memang, rokok elektrik (vape) dinilai lebih aman karena kandungan nikotinnya lebih sedikit dari rokok tradisional yang menggunakan tembakau. Namun, tidak berarti rokok elektrik (vape) bebas dari zat-zat berbahaya, lho. Kamu perlu mewaspadai 7 bahaya yang muncul dari rokok elektrik seperti berikut : 

1. Menimbulkan Kecanduan

aesthetic, girl, and urban image

Sumber foto : Pexels

Sama halnya dengan rokok tembakau, rokok elektrik atau vape dinilai dapat menyebabkan kecanduan. Hal ini disebabkan kandungan nikotin yang ada dalam rokok elektrik. Nikotin dapat menimbulkan keinginan untuk merokok. Nah, meski melakukan upaya untuk berhenti dari rokok elektrik, efek samping yang ditimbulkan antara lain stres, mudah marah, gelisah dan gejala sulit tidur. 

2. Risiko Penyakit Paru-Paru

rose, art, and flowers image

Sumber : We Heart It

Rokok elektrik mengandung zat-zat kimia berbahaya seperti benzene, yang terdapat pula pada kendaraan dan logam berat. Zat lain yang berbahaya dan terkandung dalam rokok elektrik adalah diacetyl. Bila terhirup paru-paru, dipastikan bahwa zat ini menimbulkan efek samping yang berbahaya. Risiko penyakit yang dapat timbul akibat rokok elektrik adalah Pneumonia Lipoid. Reaksi peradangan terhadap keberadaan zat lipid di paru-paru, atau timbunan lemak yang ditemukan di jaringan paru-paru.

3. Meningkatkan Risiko Kanker

biology, cancer, and cell image

Sumber : We Heart It

Kalau kamu gemar mengkonsumsi rokok elektrik, kamu harus memperhatikan risiko kanker yang dapat timbul. Risiko kanker muncul ditimbulkan akibat dari cairan yang ada di dalam rokok elektrik dibiarkan terlalu panas, maka suatu zat berbahaya yang disebut formaldehida, dapat terbentuk. Nah, zat berbahaya tersebut memicu munculnya kanker. Selain itu, beberapa merek cairan rokok elektrik mengandung propelin glikol dan gliserol, juga bisa berubah menjadi formaldehida jika dipanaskan. 

4. Bisa Meledak

aesthetic, explode, and explosion image

Sumber foto : We Heart It

Ini dia bahaya selanjutnya yang ditimbulkan dari rokok elektrik: adanya risiko meledak. Dalam beberapa kasus, rokok elektrik yang meledak mengakibatkan luka serius. Mengapa rokok elektrik dapat meledak? Ledakan dapat terjadi karena pemanasan berlebih dari baterai lithium ion yang digunakan untuk menggerakkan rokok elektrik atau vape. Ledakan pada rokok elektrik (vape) dapat terjadi akibat kerusakan pada baterai.

5. Kandungan Logam

aesthetic, beware, and caution image

Sumber foto : We Heart It

Kandungan logam seperti timah, nikel, perak, besi, aluminium, silikat, dan kromium terkandung dalam asap vape dalam jumlah yang sama bahkan lebih besar dari rokok tradisional. Tahukah kamu bahayanya zat-zat logam tersebut? Risiko yang dapat ditimbulkan antara lain merusak sistem pernafasan, menimbulkan kanker, menimbulkan risiko kanker dan pertumbuhan sel yang abnormal. 

6. Iritasi Pada Mata

eye irritation treatment and eye irritation image

Sumber foto : We Heart It

Risiko selanjutnya yang ditimbulkan dari rokok elektrik adalah iritasi pada mata. Mengapa demikian? Penggunaan rokok elektrik bisa menyebabkan timbulnya zat volatile organic compound (VOC). Zat VOC dapat menyebabkan iritasi pada mata dan tidak hanya itu, serta pada tenggorokan, mata dan hidung. Selain itu zat ini dapat menyebabkan sakit kepala mual, kerusakan ginjal, hati dan sistem saraf. 

7. Peningkatan Tekanan Darah

heart attack, stroke, and hypertension image

Sumber foto : We Heart It

Bahaya rokok elektrik (vape) selanjutnya adalah peningkatan tekanan darah yang beresiko menimbulkan serangan jantung. Hal ini dipicu dari nikotin yang terdapat dalam rokok elektrik. Nikotin dapat memacu adrenalin dan mengakibatkan detak jantung lebih cepat hingga risiko terkena serangan jantung semakin tinggi. Wah, perlu diwaspadai sekali bukan penggunaan rokok elektrik?

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *