Rapid Test untuk Anak, Apakah Aman?

Sumber foto : Freepik

Anak (terutama balita) termasuk ke dalam golongan yang rentan terhadap infeksi virus corona, selain lansia, ibu hamil, dan mereka yang menderita penyakit kronis. Prosedur pemeriksaan melalui rapid test dapat dipilih untuk deteksi dini Covid-19 pada anak. Mengutip dari pernyataan Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan bahwa rapid test tidak hanya menyasar orang dewasa. Namun juga menyasar anak usia di atas 1 tahun.

Cute little asian child girl wearing a protective mask | Premium Photo

Sumber foto : Freepik

Penuturan tersebut diberikan saat diadakan Rapid Diagnostic Test (RDT) Covid-19 acak pada tanggal 17 – 18 Juni di Kota Yogyakarta. Adapun pertimbangan rapid test kepada anak-anak juga karena menyangkut metode sampling untuk mengetahui gambaran representasi melakukan tes dari beberapa kelompok usia dan profesi, ujar Heroe Poerwadi. Berdasarkan pernyataan ini dapat diilhami, bahwa rapid test berlaku pula untuk anak dan tidak menyasar kelompok usia tertentu saja.

Asian Children | Free Vectors, Stock Photos & PSD

Sumber foto : Freepik

Menelisik lebih dalam mengenai fakta rapid test untuk anak, mari kita cari tahu melalui sumber lainnya. Mengacu pada Surat Edaran No 9 Tahun 2020 berisi tentang Perubahan Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2020 tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru menuju masyarakat produktif dan Aman Coronavirus Disease 2019, tidak dituliskan secara detail tentang batasan usia. Sehingga dapat disimpulkan bahwa peraturan tersebut berlaku untuk semua usia tanpa terkecuali balita atau anak. 

Coronavirus rapid test concept | Free Vector

Sumber foto : Freepik

Dalam surat edaran tersebut, ulasan mengenai rapid test memang dikhususkan untuk orang-orang yang hendak melakukan perjalanan selama masa adaptasi kebiasaan baru ini, seperti melalui penerbangan misalnya. Namun, dapat dipahami pula bahwa rapid test atau pemeriksaan cepat yang dilakukan guna mendeteksi antibodi dan antigen dalam darah yang berhubungan dengan infeksi virus khususnya COVID-19 ini tidak terbatas hanya untuk usia tertentu saja, sehingga anak-anak pun dapat melakukan rapid test.

Rapid covid-19 test. serological detection of antibodies | Premium ...

Sumber foto : Freepik

Sampel darah adalah sampel yang diuji pada rapid test, berbeda dengan PCR test yang menggunakan usapan rongga mulut dan rongga hidung sebagai sampelnya. Rapid test hanya membutuhkan waktu 10 sampai 15 menit untuk memberikan hasil dari sampel darah manusia. Nah, selanjutnya mari cari tahu bagaimana tips melakukan rapid test yang aman dan nyaman untuk anak!

1. Ajarkan Anak untuk Gunakan Masker

Asian children boy and girls wearing protection mask playing on ...

Sumber foto : Freepik

Saat ini, masker disarankan sebagai salah satu bentuk untuk mengantisipasi penularan virus corona. Nah, kamu dapat mengajarkan pada anak pentingnya masker dan membiasakan untuk memakai masker. Kerap ada rasa gatal di belakang telinga tatkala tak terbiasa menggunakannya, namun kamu pembiasaan anak untuk menggunakan masker harus dilakukan.

2. Beri Penjelasan pada Anak mengenai Covid-19 dan Rapid TestHappy young asian family play together on couch at home. chinese ...

Sumber foto : Freepik

Menanggapi virus corona lebih lanjut, apa saja gejala yang perlu diwaspadai? Beri pemahaman pada anak mengenai virus corona serta mengenai rapid test itu sendiri. Secara garis besar untuk menjelaskan mengenai Covid-19 secara gamblang pada anak adalah gejalanya mirip dengan gejala flu seperti hidung berair, demam tinggi, sakit tenggorokan, sakit kepala diikuti dengan infeksi pernapasan berat serta nyeri dada. Ciptakan gambaran yang nyaman dan aman tentang rapid test pada anak agar tidak ada ketegangan yang terjadi. 

3. Dampingi Anak dan Jelaskan Perihal Physical Distancing

Asian mother wearing wearing to her daughter healthy face mask ...

Sumber foto : Freepik

Setelah memberi gambaran pada anak mengenai rapid test, ajarkan ia bagaimana cara melakukan physical distancing dengan baik. Waktu pemeriksaan cepat untuk anak sebaiknya dilaksanakan di tempat dan waktu yang sama dengan orang tua agar anak didampingi saat di lokasi. Dengan begitu, orang tua dapat mencontohkan physical distancing yang baik antar individu kepada sang anak yakni, sekitar 6 kaki atau 1,8 meter. 

4. Ikuti Protokol Kesehatan yang Berlaku

Asian boy using alcohol antiseptic gel for cleaning hands ...

Sumber foto : Freepik

Agar kebersihan selalu terjaga saat mengikuti rapid test sebaiknya tetap ikuti protokol kesehatan dan terapkan jaga jarak fisik, ya! Siapkan diri sang anak dengan menggunakan masker atau face shield untuk menghindari penyebaran virus corona melalui droplets antar manusia. Selain itu, usahakan membawa sabun antiseptik atau handsanitizer di dalam tas.

Download Aplikasi Fazzdoc Yuk!

Kamu bisa menemukan ribuan dokter serta rumah sakit terbaik untuk melalui aplikasi Fazzdoc! Temukan solusi kesehatanmu dengan mudah di https://play.google.com/store/apps/details?id=com.fazzdoc.app untuk Playstore dan https://apps.apple.com/id/app/fazzdoc-fazz-doctor-booking/id1499323746 untuk App Store.

Share