Premarital Check Up : Apa Manfaat dan Tes yang Dilakukan?

Sumber foto : Freepik

Untuk kamu yang akan menikah dalam waktu dekat alias bride to be, persiapan menjelang pernikahan tidak hanya dilakukan seputar pemesanan gedung, catering atau busana pengantin, lho. Premarital Check Up atau Check Up Pra Nikah menjadi salah satu persiapan yang patut kamu dan pasangan perhintungkan menjelang hari bahagia. Mengapa Premarital Check Up dianggap penting? 

Image by ramon9977

Sumber foto : We Heart It

Check up ini dilakukan untuk menguji apakah terdapat penyakit genetik serta penyakit infeksi dan menular pada pasangan guna mencegah penularan penyakit tersebut kepada pasangan dan calon anak kelak. Premarital Check Up merupakan rangkaian pemeriksaan kesehatan yang dilakukan pasangan sebelum menikah. 

health, blood test, and medical labs image

Sumber foto : We Heart It

Berbicara soal serangkaian, kamu dan pasangan akan menjalani beberapa tes untuk memeriksa kondisi kesehatan masing-masing. Kini, semakin banyak pasangan yang melakukan Premarital Check Up ini sebelum menikah atau setelah menikah dan berencana memiliki buah hati. 

healthcare, blood test labs, and medical packages image

Sumber foto : We Heart It

Dengan mengetahui kondisi kesehatanmu dan pasangan sejak dini, maka kamu bisa merencanakan kesehatan keluargamu lebih baik di masa yang akan datang. Tindakan pengobatan dan pencegahan penularan penyakit pun bisa dilakukan sebelum kamu punya anak. Kira-kira, apa saja serangkaian tes yang dilakukan saat Premarital Check Up dan manfaatnya lainnya? Simak yuk artikel berikut! 

Rangkaian Tes yang Dilakukan

blood test at home image

Sumber foto : We Heart It

Premarital Check Up berisi serangkaian tes yang akan kamu dan pasangan lakukan. Jenis-jenis tes saat Check Up Pra Nikah ini antara lain : 

  • Tes Golongan Darah

Tes ini berdampak pada calon bayi kelak. Kamu dan pasangan dicocokkan rhesus golongan darahnya dan jika hasil menunjukkan tidak cocok, maka dapat memengaruhi perkembangan calon bayimu kelak atau memungkinkan bermasalah di masa depan. 

  • Tes Kelainan Darah

Tes selanjutnya berfungsi untuk mengetahui apakah ada kelainan darah dalam dirimu. Kelainan darah seperti thalasemmia dan hemofilia merupakan kondisi kesehatan yang berkepanjangan dan dapat mempengaruhi kesehatan. Thalassemia dideteksi dengan pemeriksaan hematologi rutin, gambaran darah tepi, analisa hemoglobin HPLC, ferritin dan badan inklusi HbH. Sementara hemophilia dideteksi dengan pemeriksaan hematologi faal hemostasis. Bayi yang lahir dari ibu dengan kelainan darah memiliki kemungkinan lebih besar untuk menderita penyakit yang sama.

  • Tes Penyakit Seksual Menular

Penyakit seksual ditularkan melalui hubungan badan. HIV AIDS salah satunya, virus yang tiap tahun selalu mengalami peningkatan jumlah penderita. Menurut data yang dikeluarkan situs resmi UNICEF, tingkat prevalensi HIV di Indonesia adalah 0,2 persen. Persentase yang cukup mengkhawatirkan dengan jumlah populasi lebih dari 200 juta jiwa di Indonesia. Jadi, tindakan preventif tidak ada salahnya dilakukan untuk melindungi calon janin kelak. Selain HIV, penyakit seksual menular lainnya adalah sifilis.

  • Tes Penyakit Genetik

Mengetahui riwayat penyakit dari pasangan atau penyakit keturunan dari pasangan dapat membantumu lebih mengenal pasangan dan merencanakan kehidupan keluarga kalian kelak. Selain itu, perawatan lebih dini juga dapat dilakukan guna melakukan tindakan penyembuhan penyakit. Penyakit genetik contohnya antara lain hipertensi, diabetes, kanker dan penyakit jantung.

Manfaat Premarital Check Up

Hasil gambar untuk couple discuss

Sumber foto : New Love Times

Setelah mengetahui rangkaian tes yang akan dilalui kamu dan pasangan ketika Premarital Check Up, apa aja nih manfaat yang menjadikan check up ini penting dilakukan? Lihat kelima manfaat yang dapat kamu peroleh dari melakukan Premarital Check Up berikut yuk : 

  1. Mengetahui kondisi kesehatan pada diri sendiri dan pasangan.
  2. Mendeteksi sejak dini penyakit seksual menular dan risiko tertularnya calon janin.
  3. Tindak preventif terhadap penyakit dapat dilakukan lebih cepat.
  4. Mengetahui kemungkinan risiko penyakit genetik yang diturunkan pada calon buah hati.
  5. Dapat mengkonsultasikan isu seksualitas dan fertilitas.

Kapan Premarital Check Up Dilakukan?

Sumber foto Weddingbee

Setelah mengetahui manfaat Premarital Check Up, sudah lebih mantap kan untuk melakukannya? Nah, kira-kira kapan yaa waktu yang tepat untuk melakukan Premarital Check Up? Kamu dan pasangan bisa melakukannya beberapa bulan sebelum hari pernikahan. Atau, setelah menikah pun bisa, tepatnya ketika kalian sudah memutuskan untuk mempunyai buah hati.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *