Hati-Hati! 10 Penyakit Ini Mengintai Setelah Banjir

Banjir menimbulkan berbagai kerugian, baik material maupun non-material. Kotoran-kotoran yang ikut terbawa oleh air banjir seperti sampah dan lumpur membawa dampak buruk bagi kesehatan. Terlebih penyebaran bakteri lebih mudah di lingkungan yang kotor dan tercemar. Kamu harus banget nih berhati-hati dengan 10 penyakit berikut yang timbul usai banjir. Apa saja? Simak yuk artikel berikut ini!

Diare

Waspadai lingkungan yang tidak langsung dibersihkan setelah banjir. Sampah, got dan saluran pembuangan (septic tank) bercampur baur tersapu air hingga menyebabkan kontaminasi dimana-mana. Bakteri dapat dengan mudah berkembang di lingkungan yang kotor dan mencemari air yang dikonsumsi. Makanan dan air yang kurang higienis mengakibatkan seseorang mengalami gejala sakit perut hingga buang air besar yang disertai keluarnya lendir dan darah. 

Infeksi Kulit

Kulit yang terpapar langsung dengan air banjir yang mengandung banyak bakteri E. Coli dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Lumpur, sampah, dan berbagai kotoran lain yang turut terbawa air banjir berbahaya bagi kulit. Gejala penyakit kulit bermacam-macam, dapat berupa ruam merah, gatal dan jika tidak segera diatasi dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya. 

Demam Berdarah Dengue (DBD)

Penyakit yang diakibatkan oleh nyamuk Aides Agepty ini patut diwaspadai. Menurut data dari Kementrian Kesehatan di tahun 2018, terdapat 336 kasus tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Penyakit DBD berpotensi muncul akibat tumpukan sampah dan rongsokan di area yang lembab setelah banjir. Gejalanya adalah panas tinggi yang tidak kunjung reda dan munculnya beberapa titik merah pada tubuh.

Malaria

Penyakit malaria disebabkan oleh parasit jenis plasmodium yang dihasilkan oleh gigitan nyamuk anopheles betina. Setelah banjir, terdapat banyak air yang menggenang dan kemudian menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Gejala yang timbul antara lain demam tinggi dan tubuh lemas. Penyakit malaria berakibat fatal karena parasit dapat mengganggu peredaran darah ke organ vital.

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA)

Banjir terjadi akibat curah hujan yang tinggi. Penurunan suhu yang cenderung drastis bercampur dengan tercemarnya bakteri mengakibatkan penyakit ISPA muncul. Tanda-tanda penyakit ISPA adalah demam dan batuk dengan rasa nyeri pada dada atau sesak nafas.

Demam Tifoid (Tipes)

Demam Tifoid atau yang lebih umum dikenal dengan sebutan Tipes menjadi salah satu momok penyakit yang timbul setelah banjir. Demam Tifoid (Tipes) disebabkan oleh konsumsi makanan dan minuman yang tercemar bakteri salmonella dari kotoran hewan akibat banjir. Penyakit ini merupakan infeksi pada usus halus dengan gejala sakit kepala, mual, demam, diare, dan hilangnya nafsu makan.

Leptospirosis

Penyakit Leptospirosis berasal dari campuran antara air, kotoran hewan serta sampah yang berdampak buruk pada tubuh. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang disebut leptospira yang terdapat dalam urin hewan seperti tikus, sapi dan kerbau. Penyebarannya terjadi melalui luka pada tubuh  yang berada di dalam air untuk waktu yang lama. Gejala Leptospirosis adalah nyeri otot, infeksi mata, sakit kepala dan demam.

Hepatitis A

Hepatitis A merupakan peradangan sel-sel hati yang mengakibatkan fungsi hati tidak berjalan normal. Hal yang perlu diwaspadai adalah penyakit Hepatitis A dapat timbul akibat banjir, terutama dari konsumsi makanan yang tidak higienis atau tidak dimasak terlebih dahulu. Jika gejala-gejala seperti mata kuning, demam ringan, kehilangan nafsu makan dan sakit perut timbul secara berkala, kunjungi dokter untuk pengecekan lebih lanjut, ya! 

Asam Lambung

Nah, penyakit selanjutnya adalah asam lambung. Saat banjir, hal yang menjadi urgensi adalah evakuasi ke tempat yang lebih aman. Tidak jarang, kesehatan kerap diabaikan salah satunya dengan menunda makan atau konsumsi makanan tidak bergizi. Kondisi ini mengakibatkan lambung memproduksi zat asam secara terus menerus hingga melukai dinding lambung. Gejalanya adalah sakit perut.

Flu

Akibat terpapar suhu dingin dan air cukup lama, penyakit flu rentan banget nih melanda. Meski terdengar sepele, kamu tidak boleh mengabaikan penyakit ini, lho karena jika didiamkan lebih lama, dapat menimbulkan demam. Bakteri yang bermunculan akibat air banjir pun dapat menjadi salah satu faktor dari penyakit ini. 

Share