Eucalyptus Menangkal Covid-19, Mitos atau Fakta?

Sumber foto : Foodland Trust

Eucalyptus atau yang biasa dikenal sebagai kayu putih adalah tanaman asli Australia yang banyak digunakan untuk kesehatan. Di Indonesia, minyak kayu putih dikenal sebagai obat penghangat alami. Selain itu, minyak kayu putih juga digunakan untuk melegakan saluran pernafasan, meredakan batuk, dan mencegah gigitan serangga. Namun, akhir-akhir ini, eucalyptus disebut-sebut dapat menangkal virus corona. Benarkah? Simak mitos dan faktanya di bawah ini. 

1. Sebagai Antivirus Corona

Doctor shows rapid laboratory covid-19 test for detection of igm and igg antibodies to novel coronavirus, sars-cov-2 with positive result. Premium Photo

Sumber: Freepik

Eucalyptus disebut-sebut sebagai anti virus corona dan dapat menangkalnya. Namun, masih butuh penelitian mendalam tentang kemampuan eucalyptus yang dapat membunuh virus corona. Para peneliti Balitbangtan Kementan melakukan uji coba kepada gamma dan beta corona. Hasil penelitian menunjukkan bahwa temuan tersebut memiliki aktivitas antivirus.

Yakni bisa menetralisir atau membunuh virus corona. Namun, hasil penelitian tersebut belum melalui tahap uji praklinis maupun uji klinis. Bahan alami yang dimiliki oleh eucalyptus bisa membunuh Mpro (enzim dalam virus corona), namun harus diuji dengan virus yang spesifik. Oleh karena itu, penemuan bahwa eucalyptus dapat menangkal virus corona masih harus menempuh jalan yang panjang, yaitu uji in vitro dan in vivo sebelum akhirnya harus uji klinis. 

2. Menghancurkan Virus Corona

Doctor woman uses infrared thermometer gun to check body temperature Free Photo

Sumber: Freepik

Tanaman eucalyptus belakangan ini disebut-sebut sebagai salah satu bahan yang diuji coba untuk obat virus corona. Namun, para peneliti berpendapat bahwa masih butuh tahapan yang panjang untuk memastikan bahwa eucalyptus dapat menangkal virus corona. Kemungkinan besar memang eucalyptus memang mampu menghancurkan virus.

Sebenarnya, hampir semua bahan kimia atau bahan aktif di berbagai makhluk hidup yang mengandung penghancur protein, lipid, atau RNA dapat mendegradasi virus corona dalam dosis tertentu. Hanya saja, tetap perlu uji lanjutan. Namun, belum dilakukan penelitian tentang eucalyptus yang mampu mendegradasi virus corona yang sudah menginfeksi dalam tubuh. Untuk menentukan eucalyptus dapat menghancurkan virus corona, perlu dilakukan uji praklinis terhadap hewan dan uji klinis terhadap manusia. 

3. Kalung Eucalyptus Anti Virus Corona

Sumber: Kompas.com

Akhir-akhir ini kalung eucalyptus digadang-gadang sebagai penangkal virus corona. Benarkah? Walaupun tertulis anti virus corona pada kalung tersebut, sebenarnya produksi kalung tersebut tidak diklaim sebagai antivirus. Balitbangtan menegaskan bahwa efektivitas dari kalung tersebut hanya untuk meredakan pernapasan dan gejala saja. Jadi, kalung tersebut hanya kalung aromaterapi eucalyptus.

Kemudian, label antivirus corona ditujukan untuk menyemangati para peneliti untuk membuat kalung antivirus. Kalung eucalyptus anti corona dianggap sebagai aksesoris kesehatan yang bisa dihirup sebagai aromaterapi. Walaupun dianggap sebagai aksesoris kesehatan, kandungan kalung eucalyptus sama dengan yang ada pada roll on dan inhaler. Jadi, kalung eucalyptus untuk menangkal virus corona adalah tidak benar, yang benar adalah kalung itu sebagai aksesoris kesehatan yang mengandung eucalyptus untuk aromaterapi. 

4. Manfaat Lain Eucalyptus Fresh Eucalyptus | Free Vectors, Stock Photos & PSD

Sumber: Freepik

Eucalyptus memiliki senyawa antibakteri pada bakteri patogen di saluran pernapasan bagian atas. Selain itu, minyak eucalyptus dapat meredakan batuk dan melegakan pernapasan. Minyak bereaksi dengan selaput lendir, tidak hanya mengurangi lendir tetapi membantu melegakannya, sehingga lendir mudah dikeluarkan. Selain itu, minyak kayu putih dapat membantu melegakan pernapasan akibat asma dan sinusitis.

Sifat antibakteri dan antimikroba dari eucalyptus dapat memerangi bakteri dan melawan kuman, sehingga cocok untuk digunakan sebagai disinfektan. Selain itu, minyak eucalyptus juga dapat mencegah infeksi pada luka dan mempercepat penyembuhan luka karena sifat antimikrobanya. Selain bermanfaat untuk luka, minyak kayu putih juga dapat mengurangi rasa nyeri berkat kandungan antiinflamasinya. 

Download Aplikasi Fazzdoc Yuk!

Kamu bisa menemukan ribuan dokter serta rumah sakit terbaik untuk melalui aplikasi Fazzdoc! Temukan solusi kesehatanmu dengan mudah di https://play.google.com/store/apps/details?id=com.fazzdoc.app untuk Playstore dan https://apps.apple.com/id/app/fazzdoc-fazz-doctor-booking/id1499323746 untuk App Store.

Share