7 Tips Persiapan Menjelang Kelahiran Anak Pertama. Apa saja nih?

Sumber foto : New Love Times

Rasa gembira ingin melihat wajahnya bercampur dengan rasa gugup karena semakin mendekati tanggal persalinan. Idealnya, persiapan dilakukan pada trimester tiga kehamilan. Bukan hanya tentang proses kelahiran namun juga masalah biaya persalinan. Pasangan menikah memang disarankan menyiapkan segala kebutuhan terlebih saat menyambut kelahiran anak pertama. Apa saja tips persiapan kelahiran anak pertama untuk para calon orang tua? Simak yuk artikel ini. 

1. Susun Kebutuhan Anak Sesuai Prioritas

baby, elephant, and kids image

Sumber foto : We Heart It

Ini adalah hal pertama dan paling esensial menjelang kelahiran anak pertama. Kebutuhan yang dimaksud disini beragam, kamu bisa mengurutkan sesuai prioritas. Coba hitung biaya pengasuh, popok, susu, alat mandi, dan keperluan lainnya yang dibutuhkan anak bayi setiap bulannya. Pastikan semua kebutuhan terpenuhi dan sesuai dengan keuangan. Meskipun persiapan persalinan kurang lebih sama untuk semua ibu hamil, namun persiapan melahirkan anak pertama biasanya butuh kehati-hatian karena ibu masih belum berpengalaman.

2. Sediakan Dana Daruratrahakassa, säästäminen, and säästä rahaa image

Sumber foto : We Heart It

Selanjutnya yang tidak kalah penting, dana darurat. Ibaratnya sedia payung sebelum hujan, dana darurat tatkala menyambut kehadiran anak pertama tuh penting. Sebaiknya biaya tersebut sudah tersedia sehingga jika terjadi sesuatu dalam proses persalinan, kamu tidak perlu terlalu khawatir soal biaya. Disarankan agar dana darurat sudah ditabung dari jauh-jauh hari. Jumlah dana darurat disarankan lebih dari 2 bulan total penghasilan.

3. Rincian Biaya Persalinanjournal, study, and write image

Sumber foto : We Heart It

Biaya persalinan menjadi persiapan yang perlu banget nih kamu perhatikan. Mulai dari rumah sakit yang dipilih, fasilitas kamar dan yang terpenting adalah, metode persalinan antara caesar, normal atau water birth. Selain disesuaikan dengan kondisi kesehatan Ibu, metode persalinan yang dipilih juga akan menentukan lokasi persalinan, tenaga kesehatan yang terlibat. Pastikan rincian biaya persalinan sudah dicanangkan dengan baik, ya! 

4. Tas Bersalin

etsy, mom to be, and labor and delivery image

Sumber foto : We Heart It

Tas bersalin isinya mencakup perlengkapan Ibu dan bayi selama di rumah sakit. Mulai dari baju menyusui, breast pump, breast pad, apron atau celemek untuk menyusui dan kebutuhan Ibu serta bayi harus tercatat. Nah, perlengkapan untuk Ibu dan bayi dimasukkan ke dalam tas terpisah. Jangan lupa minta suami atau anggota keluarga inti lain seperti orang tua, untuk mempersiapkan keperluan pribadinya agar selama mendampingi Ibu di rumah sakit tidak perlu bolak-balik pulang untuk mengambil barang. 

5. Siapkan Dokumendiy, organiser, and documents image

Sumber foto : We Heart It

Ingat untuk membawa kartu identitasmu dan suami di dalam map khusus beserta salinannya, sekadar untuk berjaga-jaga. Jika kamu memutuskan lahiran di rumah sakit yang menggunakan BPJS, maka kamu jelas wajib membawa kartu ini ketika sudah masuk rumah sakit menjelang persalinan. Biaya lahiran akan jadi lebih ringan kalau kamu punya kartu asuransi tambahan yang bisa menanggung segala macam biaya persalinan. Jadi pastikan kamu membawa segala macam kartu asuransi

6. Asuransi

Sumber foto : We Heart It

Memiliki asuransi kesehatan adalah salah satu prioritas penting lho dalam hidup. Manfaat asuransi kesehatan lain adalah dapat membantu kamu dalam mengatur keuangan. Seperti layaknya tabungan, asuransi kesehatan merupakan aset yang melindungimu ketika terjadi hal yang tidak diinginkan. Jadi, mempersiapkan asuransi menjelang kelahiran anak pertama terbilang esensial. Dapat digunakan untuk mengcover biaya rumah sakit, atau asuransi kesehatan untuk anak pertama bisa disediakan sedini mungkin. 

7. Pemberian Vaksinislamic names, muslim baby names, and muslim boy names image

Sumber foto : We Heart It

Pemberian dilakukan untuk memberikan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak terhadap penyakit. Demi mendapatkan hasil terbaik, vaksin harus segera diberikan setelah bayi lahir. Ada beberapa vaksin wajib yang harus diberikan kepada anak setelah lahir sesuai yang disarankan pemerintah seperti salah satunya vaksin hepatitis B wajib diberikan pada bayi yang berusia nol sampai 7 hari. Apabila anak belum juga diberikan vaksin hepatitis B sampai usia 5 tahun, segera diberikan. Pengetahuan mengenai vaksin perlu dipelajari para calon orang tua menjelang kelahiran anak pertama.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *