7 Persiapan Persalinan di Masa Pandemi Covid-19

Sumber foto : Freepik

Rasa gembira ingin melihat wajahnya bercampur dengan rasa gugup karena semakin mendekati tanggal persalinan. Di masa pandemi Covid-19, terjadi beberapa penyesuaian yang harus dilakukan untuk proses persalinan. Perlukah ibu hamil menjalankan rapid test dan swab saat hendak bersalin? Bolehkah ada pendamping selama proses persalinan kala adaptasi kebiasaan baru? Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat kamu temukan di artikel berikut ini

1. Lakukan Pemeriksaan Kehamilan

Prenatal | Free Vectors, Stock Photos & PSD

Sumber foto : Freepik

Pada usia kandungan 11 sampai 13 minggu, kamu perlu memeriksakan kandungan 1 kali saja untuk USG dan tes darah untuk mendeteksi kelainan yang mungkin dialami oleh ibu hamil dan janin. Kemudian, pada trimester kedua, lakukan kunjungan ke dokter spesialis saat usia kandungan berada di 20 minggu. Jangan lewatkan pemeriksaan di trimester kedua guna mendapatkan informasi mengenai kondisi organ-organ bayi dan plasenta, mendeteksi kelainan yang mungkin terjadi serta kondisi kesehatan ibu hamil diperiksa secara menyeluruh disini. Serta yang sudah masuk 36 minggu karena sudah masuk persiapan melahirkan.

2. Pilih Tempat Melahirkan

Pregnant woman with electrocardiograph check up for her baby ...

Sumber foto : Freepik

Keputusan memilih tempat melahirkan baik di bidan, klinik maupun rumah sakit tentunya penting sekali. Jadi akan memudahkan ketika perlu menggunakan fasilitas kesehatan dalam keadaan apapun, terlebih menjelang due date. Oh iya, jika ingin memiliki asuransi melahirkan, pilihlah yang memiliki cakupan kerjasama dengan banyak rumah sakit sehingga fasilitas kesehatan yang ditawarkan beragam dan tidak terpaku di satu rumah sakit saja. Rapid test dan Swab dilakukan oleh ibu hamil dan yang akan mendampingi melahirkan.

3. Jika Memiliki Asuransi Melahirkan, Pelajari Polis Lebih Lanjut

Usg | Free Vectors, Stock Photos & PSD

Sumber foto : Freepik

Perhatikan biaya yang dicover oleh asuransi melahirkan pilihanmu. Perhatikan fasilitas dasar yang ditawarkan seperti rawat inap tambahan dan tentunya manfaat tambahan persalinan atau melahirkan maupun kehamilan. Jenis fasilitas yang didapatkan tergantung dari kelas-kelas persalinan yang kamu pilih. Jika kamu memilih kelas persalinan terbaik tentu fasilitasnya akan semakin maksimal. Perhatikan pula apakah asuransi melahirkan mengcover biaya berikut: biaya komplikasi melahirkan, perawatan inkubator, adanya kelainan atau cacat, dan kemungkinan bayi meninggal dunia. 

4. Tidak Boleh Ada Pengunjung

Pregnant woman and gynecologist doctor at hospital | Premium Photo

Sumber foto : Freepik

Apabila biasanya seusai proses persalinan, banyak saudara, kerabat dan kolega yang mengunjungi, berbeda dengan di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini. Setiap fasilitas kesehatan memiliki protokol kesehatan yang berbeda-beda. Namun, umumnya pendamping selama wabah virus corona hampir sama, yakni hanya boleh dijaga oleh satu anggota keluarga. Jika memilih untuk memilih metode persalinan normal, pendamping pasien (suami atau orang tua) diizinkan untuk masuk ruangan. Sementara untuk operasi sesar, keputusan kembali ke pihak Rumah Sakit. 

5. Siapkan Tas Bersalin

etsy, mom to be, and labor and delivery image

Sumber foto : We heart It

Tas bersalin isinya mencakup perlengkapan Ibu dan bayi selama di rumah sakit. Mulai dari baju menyusui, breast pump, breast pad, apron atau celemek untuk menyusui dan kebutuhan Ibu serta bayi harus tercatat. Nah, perlengkapan untuk Ibu dan bayi dimasukkan ke dalam tas terpisah. Jangan lupa minta suami atau anggota keluarga inti lain seperti orang tua, untuk mempersiapkan keperluan pribadinya agar selama mendampingi Ibu di rumah sakit tidak perlu bolak-balik pulang untuk mengambil barang. 

6. Pastikan Dokumen Kelengkapan Sudah Tersedia

Life family insurance form with model and policy document ...

Sumber foto : Freepik

Ingat untuk membawa kartu identitasmu dan suami di dalam map khusus beserta salinannya, sekadar untuk berjaga-jaga. Jika kamu memutuskan lahiran di rumah sakit yang menggunakan BPJS, maka kamu jelas wajib membawa kartu ini ketika sudah masuk rumah sakit menjelang persalinan. Biaya lahiran akan jadi lebih ringan kalau kamu punya kartu asuransi tambahan yang bisa menanggung segala macam biaya persalinan. Jadi pastikan kamu membawa segala macam kartu asuransi

7. Pelajari Vaksin untuk Bayi Lebih LanjutAsian newborn baby with mother | Premium Photo

Sumber foto : Freepik

Pemberian dilakukan untuk memberikan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak terhadap penyakit. Demi mendapatkan hasil terbaik, vaksin harus segera diberikan setelah bayi lahir. Ada beberapa vaksin wajib yang harus diberikan kepada anak setelah lahir sesuai yang disarankan pemerintah seperti salah satunya vaksin hepatitis B wajib diberikan pada bayi yang berusia nol sampai 7 hari. Apabila anak belum juga diberikan vaksin hepatitis B sampai usia 5 tahun, segera diberikan. Pengetahuan mengenai vaksin perlu dipelajari para calon orang tua menjelang kelahiran anak pertama.

Download Aplikasi Fazzdoc Yuk!

Kamu bisa menemukan ribuan dokter serta rumah sakit terbaik untuk melalui aplikasi Fazzdoc! Temukan solusi kesehatanmu dengan mudah di https://play.google.com/store/apps/details?id=com.fazzdoc.app untuk Playstore dan https://apps.apple.com/id/app/fazzdoc-fazz-doctor-booking/id1499323746 untuk App Store.

Share