7 Komplikasi yang Muncul Akibat Covid-19

Sumber: Healthline

Angka kematian akibat Covid-19 terus meningkat setiap harinya. Gejala yang dialami pasien Covid-19 pun bervariasi mulai dari gejala ringan, sedang, hingga berat. Selain itu, angka kematian pasien Covid-19 juga banyak dipicu oleh komplikasi yang ditimbulkannya. Komplikasi yang ditimbulkan tidak hanya berhubungan dengan pernapasan, namun penyakit jantung serta kerusakan hati hingga ginjal juga menjadi komplikasi Covid-19 yang perlu diwaspadai. Tentu tidak semua pasien Covid-19 mengalami komplikasi yang parah, namun ada beberapa kelompok individu yang berisiko lebih tinggi mengalami komplikasi akibat infeksi virus corona. Simak mengenai komplikasi yang dapat terjadi pada pasien Covid-19 di bawah ini. 

1. Pneumonia

Young woman sitting on blue sofa suffering from couch having chest pain Free Photo

Sumber: Freepik

Pneumonia atau yang biasa dikenal dengan paru-paru basah adalah infeksi yang menyerang salah satu atau kedua paru-paru. Infeksi tersebut membuat kantung-kantung udara di dalam paru meradang dan membengkak. Kantung-kantung udara tersebut berada di ujung saluran pernapasan dalam paru-paru dan berisikan nanah atau cairan. Penyebab dari infeksi pneumonia adalah bakteri, virus, atau jamur. Pada pasien Covid-19 yang kondisinya parah, terlihat bahwa paru-parunya berisi cairan, nanah, dan sisa-sisa kotoran atau sel. 

2. Gagal Ginjal Akut

Adult and child holding kidney shaped paper, world kidney day, national organ donor day, charity donation concept Premium Photo

Sumber: Freepik

Komplikasi gagal ginjal akut jarang terjadi pada pasien Covid-19, namun jika muncul, komplikasi tersebut bisa sangat berbahaya. Jika fungsi ginjal terganggu, maka dokter kemungkinan melakukan proses cuci darah hingga sembuh. Kondisi gagal ginjal akut umumnya tidak bisa disembuhkan dan membuat penderitanya terkena gagal ginjal kronis dan butuh perawatan jangka panjang. 

3. Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS)

Checking x-ray Free Photo

Sumber: Freepik

ARDS adalah salah satu jenis komplikasi dari pasien Covid-19 yang cukup sering terjadi. Menurut beberapa penelitian di Tiongkok, sekitar 15-33 persen pasien mengalaminya. Acute respiratory distress syndrome akan membuat paru-paru rusak parah karena penyakit ini membuat paru-paru terisi oleh cairan. 

4. Gangguan Otak

Human Skull With Brain, X-ray Effect Photograph by Leonello Calvetti

Sumber: Pixels.com

Berdasarkan sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti di University College London (UCL), 43 persen pasien Covid-19 menderita disfungsi otak sementara, serangan stroke, kerusakan saraf atau gangguan otak serius lainnya. Kerusakan otak seperti itu akan mempengaruhi kemampuan pasien untuk bekerja dan melakukan kegiatan sehari-hari. Dalam studi yang dilakukan oleh para peneliti di UCL tersebut, sembilan pasien yang mengalami peradangan otak didiagnosis dengan acute disseminated encephalomyelitis (ADEM), kondisi langka yang sering terlihat pada anak-anak dan dapat dipicu oleh infeksi virus.

5. Disseminated Intravascular Coagulation (DIC)

Close-up of a man in white t-shirt having heart pain Free Photo

Sumber: Freepik

Koagulasi intravaskular diseminata atau DIC adalah kondisi yang memengaruhi kemampuan darah membeku dan menghentikan pendarahan. Kondisi ini menyebabkan gumpalan darah abnormal menebal yang terbentuk di dalam pembuluh darah. Kondisi ini dapat menyebabkan pendarahan di pada organ dalam atau gagal organ vital (gagal ginjal, gagal hati, gagal jantung, dan lainnya). Penyebab dari DIC termasuk peradangan, infeksi, dan kanker. 

6. Syok Septik

Doctor and patient. Free Photo

Sumber: Freepik

Syok septik terjadi ketika respons tubuh terhadap infeksi malah salah sasaran. Jadi, zat-zat kimia yang dibuat tubuh harusnya menghancurkan virus penyebab penyakit, malah menghancurkan organ yang sehat. Jika proses ini tidak segera ditangani, maka tekanan darah akan turun drastis ke tahap berbahaya dan dapat menyebabkan kematian. 

7. Gagal Hati Akut

Sumber: Freepik

Gagal hati adalah kondisi ketika sebagian besar organ hati mengalami kerusakan, sehingga tidak menjalankan fungsi dengan baik. Meski virus corona menyerang pernapasan, namun komplikasinya bisa menjalar hingga ke organ hati. Pasien Covid-19 dengan gejala parah berisiko paling besar mengalami kerusakan hati. Kondisi ini harus segera ditangani karena berisiko menyebabkan kematian. 

Download Aplikasi Fazzdoc Yuk!

Kamu bisa menemukan ribuan dokter serta rumah sakit terbaik untuk melalui aplikasi Fazzdoc! Temukan solusi kesehatanmu dengan mudah di https://play.google.com/store/apps/details?id=com.fazzdoc.app untuk Playstore dan https://apps.apple.com/id/app/fazzdoc-fazz-doctor-booking/id1499323746 untuk App Store.

Share