7 Cara Cegah Penularan Covid-19 di WIlayah Pemukiman

Sumber foto : Freepik

Berdasarkan informasi dari Satgas Covid-19, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada tanggal 28 Juli 2020, pemukiman menjadi tempat penyebaran bagi Covid-19 di DKI Jakarta. Jumlah klaster pemukiman adalah yang paling tinggi, berada di angka 283 dibandingkan dengan pasar rakyat sebanyak 107. Kemudian disusul dengan klaster perkantoran sejumlah 90, klaster fasilitas kesehatan ada 24 dan rumah ibadah berada di angka 9. Jumlah kasus Covid-19 yang ditemukan pada pemukiman adalah sebesar 1.178. Melihat fenomena tersebut, mari cari tahu bagaimana cara cegah penularan Covid-19 di wilayah pemukiman! 

1. Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Disinfectant Images | Free Vectors, Photos & PSD

Sumber foto : Freepik

Inilah protokol kesehatan yang harus dilakukan di wilayah pemukiman untuk mencegah Covid-19. Penularan virus corona sangat sederhana. yaitu memastikan kondisi di sekitar kamu tetap terjaga higienitasnya. Hal tersebut dituturkan oleh WHO. Bagaimana menjaga lingkungan agar selalu bersih? Dimulai dengan membersihkan pekarangan dan jalan di pemukiman, atau benda-benda yang kontak dengan warga secara berkala menggunakan desinfektan, dan meletakkan pembersih tangan di tempat-tempat umum yang sering dipakai. Penyemprotan disinfektan dapat dilakukan tidak hanya di jalan namun juga di dalam rumah.

2. Hindari Perkumpulan Sosial

Group of asian women party at home | Free Photo

Sumber foto : Freepik

Nah, cara pencegahan berikutnya penting banget dilakukan oleh warga di pemukiman nih yaitu hindari perkumpulan sosial seperti rapat RT atau RW dan arisan misalnya. Pasalnya, penularan virus corona terjadi melalui droplet dan baru-baru ini WHO merilis bahwa virus corona Covid-19 bisa melayang-layang di udara dalam waktu lama sehingga menyebabkan penyebaran penularan. WHO menyarankan agar menjaga jarak fisik (physical distancing) 1 hingga 3 meter antar individu. Jangan menghabiskan waktu di tempat ramai terlebih untuk kegiatan berkumpul dengan orang-orang dalam jumlah banyak.

3. Hentikan Kegiatan Pinjam Meminjam Peralatan Pribadi

Kitchen Utensils Images | Free Vectors, Stock Photos & PSD

Sumber foto : Freepik

Menurut Dr, drg. R.M. Sri Hananto Seno, SpBM(K), MM, dokter spesialis gigi dan bedah mulut, alat makan bersama dapat menjadi media penularan virus corona baru. Terutama pada orang-orang dengan mukosa mulut, gusi, dan air liur yang rentan terhadap penyakit. Jika ada salah satu individu yang terkena Covid-19 namun tak nampak gejala karena dia hiden carrier, lalu masa inkubasi virus belum tuntas. Orang tersebut kemudian makan menggunakan sendok dan ternyata air liurnya keluar dan menempel di sendok serta alat makan yang digunakan. Inilah pentingnya untuk tidak saling pinjam meminjam peralatan pribadi seperti panci, piring, sendok serta alat makan lain antar tetangga guna mencegah penularan virus corona. 

4. Pastikan Ventilasi di Rumah para Warga Berfungsi Baik

Black plastic window in the room | Premium Photo

Sumber foto : Freepik

Ventilasi berfungsi untuk menyediakan pasokan udara bersih dari luar ruangan. Jumlah ventilasi dalam rumah dapat dioptimalkan serta sediakan pembersih udara. Cara pencegahan penularan Covid-19 ini tepat dilakukan di rumah sebagai bagian dari pemukiman. Sebaiknya, atur sirkulasi udara dalam rumah dan pastikan penyaringan udara efektif. Kamu dapat meletakkan air purifier di dalam ruang kantor sebagai penyaring udara. Sebuah penelitian telah membuktikan bahwa air purifier memang terbukti efektif untuk mengurangi jumlah virus dan bakteri dalam ruangan. 

5. Jangan Lupa Gunakan Masker saat Keluar Rumah

Asian Women Wearing Medical Masks Work | Free Vectors, Stock ...

Sumber foto : Freepik

Kadang kala, penggunaan masker diabaikan dengan alasan tidak pergi terlampau jauh dari rumah, hanya di sekitar pemukiman saja. Harap ditekankan bahwa ketika di luar rumah baik hanya untuk pergi beberapa blok saja dan dalam jangka waktu sebentar, tetaplah lakukan proteksi diri dengan menggunakan masker. Pastikan kamu menggunakan masker yang sesuai dengan ukuran wajah, sehingga dapat menutup mulut, hidung, dan dagu dengan baik. Jangan sampai terlalu longgar dan bercelah, agar virus tidak mudah masuk. Pastikan betul bahwa area hidung sudah tertutup, jangan gunakan masker di bawah hidung ya! 

6. Tingkatkan Antibodi

Artikel Tentang Tips - Fazzdoc Blog

Sumber foto : Freepik

Banyak cara untuk meningkatkan antibodi: mengkonsumsi makanan bergizi, suplemen dan vitamin serta berolahraga menjadi pilihan tepat. Mengapa olahraga dapat meningkatkan antibodi tubuh? Olahraga memungkinkan sel-sel kekebalan tubuh bekerja secara efektif dan meningkatkan aliran darah, mengurangi stres dan peradangan, dan dapat memperkuat antibodi. Kamu dapat melakukan olahraga di dalam rumah seperti yoga, atau di luar ruangan seperti jogging, bersepeda atau jalan kaki. 

7. Jika Hendak Berolahraga, Lakukan Protokol Kesehatan Berikut

Asian young couple woman and man are jogging and exciseing outdoor ...

Sumber foto : Freepik

Ketika memutuskan untuk berolahraga seperti jogging dan bersepeda misalnya keliling pemukiman rumah untuk meningkatkan antibodi, lakukan protokol kesehatan yang berlaku. Olahraga memakai masker diperbolehkan tapi harus disesuaikan dengan intensitas olahraga yang dilakukan. Penggunaan olahraga menggunakan masker tidak dianjurkan bagi mereka yang menderita penyakit pernapasan, seperti asma, bronkitis atau penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Menjaga jarak minimal 1,5 meter berlaku untuk semua olahraga yang kamu lakukan, ya! 

Download Aplikasi Fazzdoc Yuk!

Kamu bisa menemukan ribuan dokter serta rumah sakit terbaik untuk melalui aplikasi Fazzdoc! Temukan solusi kesehatanmu dengan mudah di https://play.google.com/store/apps/details?id=com.fazzdoc.app untuk Playstore dan https://apps.apple.com/id/app/fazzdoc-fazz-doctor-booking/id1499323746 untuk App Store.

Share