6 Tips Atasi Maskne, Jerawat yang Timbul Akibat Pemakaian Masker

Sumber foto : Freepik

Pemakaian masker adalah salah satu dari protokol kesehatan yang wajib dilakukan oleh semua orang guna mencegah infeksi virus corona namun ternyata ada efek samping yang ditimbulkan yakni jerawat. Kemunculan bintik-bintik pada area wajah ini tak terhindarkan, kerap kali diiringi rasa perih atau gatal. Jenis masker pun tak jadi tolak ukur munculnya maskne – sebutan untuk jerawat yang timbul akibat pemakaian masker. Baik masker kain maupun masker medis, sama-sama dapat memicu adanya maskne. Yuk kenali lebih dalam mengenai maskne dan cara atasinya!

1. Penyebab Munculnya Maskne

Sumber foto : Freepik

Maskne timbul akibat gesekan antara kulit wajah dan masker sehingga menimbulkan iritasi. Terlebih saat pandemi seperti sekarang ini masker adalah kebutuhan yang penting digunakan, menggunakan masker dalam jangka waktu yang lama akan membuat kulit wajah terus bergesekan dengan masker sehingga kulit menjadi semakin meradang dan rentan akan kemunculan jerawat. 

Lalu, saat menggunakan masker pun kita tak luput dari kegiatan berbicara serta bernafas tentunya. Nah, hawa panas yang dilepaskan saat aktivitas-aktivitas tersebut dilakukan kemudian mengendap di dalam masker akibatnya hadirlah kondisi wajah yang lembab dimana sangat berisiko sekali terhadap pertumbuhan bakteri, jamur dan tungau kulit (demodex).

2. Rutin Mengganti Masker

Sumber foto : Freepik

Tak dapat dipungkiri apabila pemakaian masker adalah salah satu protokol kesehatan yang harus ditaati saat pandemi ini, namun untuk menghindari maskne sebaiknya Fazzfriends rutin untuk mengganti masker, paling tidak sediakan 2 sampai 3 masker cadangan saat beraktivitas. Disarankan untuk membawa masker cadangan yaa saat berpergian antisipasi apabila masker yang dipakai di jalan menjadi kotor atau basah. 

Perhatikan pula tempat menyimpan masker, pilihlah kantung yang bersih dan tertutup. Perawatan masker pun perlu dilakukan, seperti Cuci masker menggunakan air panas dan sabun setidaknya sekali sehari karena keringat, air liur, lendir dan segala polusi atau bakteri yang menempel saat penggunaan masker sehari-hari beresiko mengotori masker. 

3. Bersihkan Wajah usai Memakai Masker

Sumber foto : Freepik

Agar tidak memperparah maskne, pastikan wajah kamu selalu bersih dengan mencuci muka setelah penggunaan masker. Cuci muka 2 sampai 3 kali sehari sudah cukup, jangan terlalu sering mencuci muka karena dapat menghilangkan kelembaban alami kulit. 

Nah, pilih sabun cuci muka yang lembut, tidak mengandung parfum, tidak mengandung paraben, sls, dan alkohol. Beberapa kandungan tersebut dapat memperparah reaksi alergi, bahkan membuat kulit semakin kering. Pilih sabun muka yang dapat mengembalikan kelembaban alami kulit kamu. 

4. Hindari Make Up yang Terlalu Tebal

Sumber foto : Freepik

Penggunaan make up saat memakai masker memang tidak ada salahnya tetapi lebih baik Fazzfriends menghindari menggunakan riasan yang tebal karena dapat menyumbat pori-pori dan memicu timbulnya jerawat. Setelah menggunakan make up apalagi setelah seharian beraktivitas, pasti ada rasa malas untuk menghapusnya bukan? 

Sampai rumah, rasanya ingin cepat-cepat beristirahat dan mengabaikan make up yang masih menempel di wajah. Wah, jangan sampai ya! Karena kondisi kulit wajah setiap orang berbeda-beda. Untuk menghindari hadirnya jerawat dan iritasi akibat make up yang menempel sepanjang hari, ada baiknya segera menghapus make up jika sudah selesai beraktivitas.

5. Plih Produk Perawatan Kulit yang Menghidrasi

Sumber foto : Allure

Semua jenis kulit membutuhkan ekstra hidrasi agar kulit tidak mengalami dehidrasi. Dehidrasi adalah kondisi kulit yang kekurangan cairan pada lapisan epidermis yang menyebabkan hilangnya natural moisturizing factors. Jadi walaupun jenis kulit kamu berminyak, kamu juga bisa mengalami dehidrasi yang menyebabkan kulit memproduksi banyak sebum untuk melembabkannya.

Oleh karena itu, pilih masker dengan kandungan hyaluronic acid yang dapat menyimpan air hingga 1.000 kali lebih banyak sehingga tekstur kulit bisa tampak lebih kenyal, dan lembab. Jaringan kulit akan semakin lembab, sehingga tekstur kulit pun akan lebih halus dan lebih kencang. Selain melembabkan kulit, hyaluronic acid juga mampu mencegah penyumbatan minyak penyebab timbulnya jerawat. 

6. Hindari Produk Skincare yang Mengandung Alkohol dan Paraben

Sumber foto : Freepik

Untuk mencegah iritasi pada kulit karena penggunaan masker, pilihlah bahan skincare yang menghidrasi alih-alih skincare dengan kandungan alkohol yang tinggi, paraben, dan parfum. Beberapa orang mengalami iritasi kulit jika menggunakan skincare yang mengandung parfum serta alkohol, jadi sebaiknya hindari kandungan tersebut ya! Jennifer Rock, salah satu pendiri dan CEO The Skin Nerd dan Sk Ingredients mengatakan bahwa wewangian dalam bentuk apapun dapat mengiritasi kulit sensitif, termasuk pewangi sintetis, dan minyak atsiri. 

Jadi, sebelum memilih skincare yang tepat untuk cegah iritasi kulit karena penggunaan masker yang cukup sering, perhatikan baik-baik kandungan di dalamnya ya! Sebaliknya, pilih lah skincare dengan kandungan asam hialuronat, gliserin, oatmeal, lidah buaya, chamomile dan ceramide, yang tepat digunakan untuk semua jenis kulit karena mereka membantu menenangkan, melembabkan dan mengurangi peradangan pada kulit. 

Download Aplikasi Fazzdoc Yuk!

Kamu bisa menemukan ribuan dokter serta rumah sakit terbaik untuk melalui aplikasi Fazzdoc! Temukan solusi kesehatanmu dengan mudah di https://play.google.com/store/apps/details?id=com.fazzdoc.app untuk Playstore dan https://apps.apple.com/id/app/fazzdoc-fazz-doctor-booking/id1499323746 untuk App Store.

Share