6 Manfaat Yakult bagi Kesehatan

Sumber: We Heart It

Kamu pasti sudah tidak asing kan dengan Yakult? Nah, siapa sih yang tidak kenal dan tidak suka dengan minuman yang satu ini. Dengan rasa yang manis dan asam, mulai dari anak-anak sampai dewasa, pasti menyukai minuman yang satu ini. Selain itu, Yakult dikenal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, terutama pencernaan. Buat kamu yang gemar  minum Yakult, simak manfaatnya di bawah ini yuk!

1.Melancarkan Pencernaan dan Menyehatkan Usus

aesthetic, alternative, and tumblr image

Sumber: We Heart It

Yakult mengandung bakteri baik, yaitu Lactobacilluscasei shirotastrain yang berfungsi mengatasi gangguan pencernaan yang disebabkan oleh bakteri. Bakteri baik dapat mengurangi kemungkinan penyakit diare,

Nah, bakteri baik bekerja untuk mengurangi pertumbuhan bakteri jahat, sehingga mengurangi pertumbuhan bakteri jahat di usus halus, dan mikroorganisme di pencernaan menjadi seimbang. Jadi, kalau kamu rajin minum Yakult, maka resiko terkena radang usus dan gangguan pencernaan akan berkurang.

2.Meningkatkan Imunitas Tubuh 

asia, china, and japan image

Sumber: We Heart It

Kandungan bakteri baik pada Yakult dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh kita lho. Bakteri lactobacillus casei shirotastrain dapat membantu melawan bakteri jahat atau virus sebelum menginfeksi tubuh.

Penelitian menunjukkan bahwa jika kamu mengonsumsi yoghurt rendah lemak setiap pagi, maka daya tahan tubuh dari virus influenza meningkat hingga 25 persen. Bakteri baik yang terkandung dalam yoghurt dapat mencegah virus yang menyerang ketika tubuh sakit.

3.Memperkuat Tulang

bebida, natal, and caipirinha image

Sumber: We Heart It

Yakult terbuat dari susu yang difermentasi, sehingga Yakult mengandung kalsium untuk memelihara kekuatan tulang dan gigi. Jika kamu mengonsumsi yoghurt secara rutin, maka dapat meningkatkan kadar kalsium di tubuhmu.

Oleh karena itu, konsumsi Yakult secara rutin dapat meminimalisir risiko terkena osteoporosis. Selain itu, konsumsi Yakult tidak akan merusak lapisan email gigi. Kandungan asam laktat pada Yakult justru akan melindungi gusi dari infeksi.

4.Meredakan Eksim

Learn how to ease your itchy rash with treatments for atopic dermatitis and seborrheic dermatitis.

Sumber: Pinterest

Yakult merupakan minuman dengan probiotik yang tinggi. Selain itu, probiotik adalah bakteri baik yang berada di dalam tubuh. Nah, kandungan probiotik pada Yakult mampu mengurangi reaksi alergi pada kulit.

Selain itu, Yakult dapat menjaga sistem kekebalan tubuh tetap sehat. Bakteri baik yang terkandung dalam Yakult dapat mengurangi eksim di kulit kamu. Jadi, selain melakukan pengobatan pada eksim, kamu juga bisa memaksimalkan penyembuhan dengan mengonsumsi Yakult secara rutin. 

5. Menurunkan Kadar Lemak dalam Tubuh

Obese boy who is overweight on a pink background. Free Photo

Sumber: Pinterest

Nah, Yakult sangat cocok untuk kamu yang sedang menjalani program diet. Selain berolahraga secara rutin, makan makanan yang bergizi dan rendah lemak, kamu juga dapat mengonsumsi Yakult agar diet kamu semakin maksimal. Kandungan probiotik pada Yakult dipercaya sebagai agen untuk mengikat lemak dan mencegah lemak dari penumpukan.

Lemak yang menumpuk dapat menyebabkan penyakit jantung, penyempitan pembuluh darah, dan kolesterol. Sebaiknya saat kamu mengonsumsi Yakult untuk diet, dibarengi dengan olahraga teratur dan makan makanan yang rendah lemak ya!

6.Membantu Melancarkan Pencernaan Ibu Hamil

Medium shot pregnant woman standing next to window Free Photo

Sumber: Freepik

Ibu hamil kerap mengalami gangguan pencernaan yang berupa sembelit dan sulit buang air besar. Jika dibiarkan begitu saja, sembelit akan mengakibatkan kembung bagi ibu hamil. Nah, Yakult aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil karena probiotik pada Yakult dapat ditoleransi dengan baik.

Dengan mengonsumsi Yakult sebanyak 2 botol per hari, maka pencernaan ibu hamil akan lebih lancar. Dengan pencernaan yang lancar, maka proses buang air besar akan lebih mudah, tanpa perlu mengejan. Selain mengonsumsi Yakult, sebaiknya memperbanyak minum air mineral dan konsumsi buah serta sayuran.

Share