6 Cara Praktis Memahami Hasil Tes Covid-19

Sumber: Freepik

Kini, tes mandiri untuk mendeteksi Covid-19 di Indonesia banyak dilakukan, seperti rapid test dan PCR test. Rapid test banyak dipilih karena harganya terjangkau dengan hasil yang instan. Namun, akurasi rapid test cukup rendah untuk mendiagnosis Covid-19 pada tubuh manusia. Selain itu, PCR test atau yang lebih dikenal dengan swab test juga banyak dilakukan karena hasilnya akurat untuk mendeteksi keberadaan virus corona dalam tubuh manusia. Tak sedikit pula orang-orang sekaligus melakukan kedua test tersebut. Jika kamu berminat untuk melakukan rapid test dan swab test, simak cara praktis memahami hasil tesnya di bawah ini yuk! 

1. Mengenal IgM dan IgG pada Rapid Test

Rapid express covid19 test. medic or doctor applies blood from patient finger on test. Premium Photo

Sumber: Freepik

Antibodi IgM akan terbentuk saat kamu pertama kali terinfeksi bakteri atau virus. Antibodi tersebut adalah bentuk pertahanan pertama tubuh untuk melawan infeksi. Kadar IgM akan meningkat dalam waktu singkat saat terjadi infeksi, kemudian perlahan menurun dan digantikan oleh antibodi IgG. Antibodi IgG adalah jenis antibodi yang paling banyak ditemukan di dalam darah. Ketika antigen seperti kuman, virus, atau zat kimia tertentu masuk ke dalam tubuh, sel-sel darah putih akan mengingat antigen tersebut dan membentuk antibodi IgG untuk melawannya.

2. Bagaimana Jika Hasil Rapid Test Non Reaktif Tapi Hasil PCR Positif? 

Sumber: Freepik

Jika kamu sudah melakukan rapid test dan hasil yang muncul adalah non reaktif, maka antibodi IgG dan IgM tidak ditemukan dalam tubuh kamu. Namun, jika hasil rapid test non reaktif tetapi hasil PCR test menyatakan positif, maka infeksi Covid-19 baru dimulai. Hal ini dikarenakan masa inkubasi SARS-CoV-2 baru dimulai sejak hari ke 1-7 setelah penularan. Jika masa inkubasi baru dimulai, dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut apakah kamu akan dirawat di rumah sakit atau melakukan isolasi mandiri di rumah. 

3. Rapid Test IgM Reaktif, Hasil PCR Positif, Tetapi Rapid Test IgG Non Reaktif

Hands in medical gloves holding covid-19 swab Premium Photo

Sumber: Freepik

Kasus selanjutnya, yaitu saat melakukan rapid test dengan hasil antibodi IgM reaktif, namun antibodi IgG non reaktif yang diikuti dengan hasil PCR test yang positif. Hasil seperti itu menandakan bahwa infeksi yang dialami pasien sudah berat dan menuju puncak infeksi. Kondisi tersebut terjadi pada hari ke 7-14 setelah tertular. 

4. Rapid Test IgM dan IgG Reaktif yang Disertai dengan Hasil PCR Positif

Laboratory assistant tests blood for new coronavirus from china 2019-ncov Premium Photo

Sumber: Freepik

Apa yang terjadi jika hasil rapid test menunjukkan kedua antibodi IgM dan IgG reaktif serta hasil PCR test yang positif? Hasil kedua tes yang positif tersebut menunjukkan bahwa infeksi sudah menurun. Untuk itu, kamu diwajibkan untuk melakukan isolasi mandiri selama 2 minggu. Nah, kondisi tersebut terjadi pada hari ke 14-21 setelah tertular. Walaupun infeksi sudah menurun, saat melakukan isolasi mandiri kamu wajib mengonsumsi makan-makanan bergizi, vitamin, rajin berjemur serta berolahraga ringan agar terjadi penyembuhan. 

5. Hasil PCR Tes Positif, Rapid Test IgG Reaktif, dan Rapid Test IgM Non Reaktif

Nurse holding a positive blood test result for the new rapidly spreading coronavirus Premium Photo

Sumber: Freepik

Bagaimana jika hasil PCR tes positif, antibodi IgG saat rapid test reaktif, namun antibodi IgM menunjukkan hasil non reaktif? Hasil tes tersebut menunjukkan bahwa infeksi Covid-19 sedang menuju fase penyembuhan. Kondisi tersebut terjadi pada hari ke 21-28 setelah penularan. Dalam fase penyembuhan ini, kamu dianjurkan untuk tetap menjaga imunitas tubuh agar terjadi penyembuhan. Kamu bisa mengonsumsi vitamin atau suplemen tambahan sesuai dengan anjuran dokter. 

6. Bagaimana Jika PCR Test Negatif, Rapid Test IgM Non Reaktif, Namun Rapid Test IgG Reaktif? 

Doctor or medtech shows rapid laboratory covid-19 test to detect igm and igg antibodies to novel coronavirus, sars-cov-2 with positive result. immunity for covid-19, respiratory viral pneumonia. Premium Photo

Sumber: Freepik

Apa yang terjadi jika hasil PCR test menunjukkan hasil yang negatif, rapid test IgM non reaktif, namun rapid test IgG menunjukkan hasil reaktif? Kondisi tersebut menunjukkan bahwa infeksi virus corona sudah terjadi lebih dari 1 bulan dan terjadi penyembuhan. Hal itu dikarenakan antibodi IgG berhasil menghancurkan virus. 

Download Aplikasi Fazzdoc Yuk!

Kamu bisa menemukan ribuan dokter serta rumah sakit terbaik untuk melalui aplikasi Fazzdoc! Temukan solusi kesehatanmu dengan mudah di https://play.google.com/store/apps/details?id=com.fazzdoc.app untuk Playstore dan https://apps.apple.com/id/app/fazzdoc-fazz-doctor-booking/id1499323746 untuk App Store.

Share