4 Pertolongan Pertama Batuk pada Bayi

Sumber foto : Freepik

Umumnya, bayi di bawah 2 tahun kerap mengalami batuk akibat flu, pilek, cacar air atau setelah beberapa efek samping yang wajar terjadi pada anak dan bayi setelah imunisasi. Batuk pada bayi ada dua jenis, yakni batuk berdahak dan batuk kering. Hal ini menyebabkan anak kehilangan nafsu makan dan tidak bisa tidur dengan nyenyak. Orang tua harus tahu kapan si kecil dibawa ke dokter atau bisa dirawat di rumah saja mengingat masa pandemi corona seperti saat ini. Bagaimana pertolongan pertama untuk bayi yang batuk agar orang tua dapat mengatasinya di rumah?

1. Berikan ASI

Asian newborn baby with mother | Premium Photo

Sumber foto : Freepik

Batuk berdahak pada bayi di bawah enam bulan dapat diatasi dengan pemberian ASI, agar lendir di saluran napasnya lekas encer sehingga lebih mudah dikeluarkan.  Zat pembentuk kekebalan tubuh dapat daya tahan tubuh bayi untuk melawan infeksi. Sementara, untuk bayi di atas enam bulan, aman apabila diberikan air hangat. 

Namun, perlu diingat bahwa jangan mencampurkan air hangat dengan madu karena dapat menyebabkan Botulisme (keracunan serius yang disebabkan oleh racun dari bakteri Clostridium botulinum) pada bayi di atas 6 bulan. Dengan mencukupi kebutuhan cairan, jalan napas dapat terbuka sehingga bayi bisa bernapas lebih leluasa.

2. Teteskan Cairan Saline

Antiflu Medicine Images | Free Vectors, Photos & PSD

Sumber foto : Freepik

Obat saline adalah obat semprot hidung yang aman digunakan oleh bayi dan anak-anak. Obat ini akan mengurangi produksi lendir yang menyumbat hidung dan kamu bisa temukan obat ini di apotek. Cara menggunakannya adalah ajak anak untuk berbaring, kemudian semprotkan obat saline ke masing-masing lubang hidung. 

Diamkan selama sekitar 30 detik, lalu bersihkan hidung si kecil. Obat saline hadir dalam dua bentuk, spray dan tetes. Apabila lendir tak kunjung keluar dengan obat saline kamu bisa coba menggunakan bulb syringe atau penyedot lendir yang aman digunakan. Jangan terlalu sering menyedot lendir di dalam hidung anak ya, karena bagian dalam hidung anak bisa mengalami iritasi.

3. Uap Hangat untuk Bayi

Nebulizer Images | Free Vectors, Stock Photos & PSD

Sumber foto : Freepik

Alat pelembab udara atau humidifier bermanfaat untuk membantu bayi bernafas lebih lega. Ketika memasang alat pelembab udara, maka ruangan menjadi lebih lembab sehingga dapat membantu melegakan jalan napas saat bayi batuk berdahak. Jika tidak memiliki alat pelembab udara, kamu dapat memasak air panas hingga memunculkan uap. 

Letakkan air panas dalam wadah dan dekatkan si bayi agar dapat menghirup uapnya, namun demikian kamu harus berhati-hati agar ia tidak terkena air panas. Uap hangat berfungsi untuk mengencerkan dahak sehingga batuk tidak lagi mengganggu. Atau, kamu dapat memanfaatkan salah satu terapi uap bernama Nebulizer yang paling sering dilakukan untuk mengatasi gangguan pernapasan pada bayi.

4. Posisikan Kepala Bayi Lebih Tinggi

Cute asian newborn baby girl sleeping in bed with pink blanket ...

Sumber foto : Freepik

Batuk berdahak disebabkan oleh lendir yang menyumbat, jadi untuk bernapas lebih lega selama sang bayi tidur maka kamu dapat memposisikan kepalanya lebih tinggi saat tidur. Oh iya, pastikan si kecil banyak istirahat karena biasanya, karena batuk umumnya menyebabkan jam tidur terganggu karena tidak nyaman. 

Saat bayi sedang terkena batuk maka bayi akan terus tersedak atau tidak nyaman saat tidur. Tambahkan bantal atau gulungan handuk di bawah kasur si kecil agar posisi kepala lebih tinggi. Kamu juga bisa mengoleskan minyak telon di sekitar hidung anak lho! Dengan mengoleskan minyak telon khusus untuk bayi yang hangatnya pas akan membantu melegakan hidung anak dari lendir yang menyumbat. 

Download Aplikasi Fazzdoc Yuk!

Kamu bisa menemukan ribuan dokter serta rumah sakit terbaik untuk melalui aplikasi Fazzdoc! Temukan solusi kesehatanmu dengan mudah di https://play.google.com/store/apps/details?id=com.fazzdoc.app untuk Playstore dan https://apps.apple.com/id/app/fazzdoc-fazz-doctor-booking/id1499323746 untuk App Store.

Share