4 Perbedaan Gejala TBC dan COVID-19

Sumber foto : Freepik

Infeksi virus corona terkadang sulit dibedakan dengan gejala penyakit lainnya. Beberapa gejala yang timbul, seperti demam, batuk, kesulitan bernapas, dan nyeri di tenggorokan, mirip dengan gejala penyakit flu, pneumonia, dan TBC. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui manakah gejala infeksi virus corona dan perbedaannya dengan TBC. Simak perbedaannya di bawah ini ya! 

1. DemamFever Reducer | Free Vectors, Stock Photos & PSD

Sumber: Freepik

Gejala pertama dari TBC yang mirip dengan infeksi virus corona adalah demam. Demam adalah suhu tubuh yang meningkat hingga lebih dari 38 derajat celcius. Nah, tanda-tanda awal munculnya TBC adalah demam, terutama di malam hari. Meskipun pada siang hari tubuhnya sehat dan bugar, saat menjelang malam, tubuh pengidap TBC akan melemah dan disertai oleh demam.

Meningkatnya suhu tubuh ini biasanya berlangsung selama lebih dari 3 minggu, meskipun sudah mengonsumsi obat penurun demam. Demam menjadi salah satu gejala yang menonjol dalam membedakan gejala TBC dan virus corona. Pada gejala virus corona, demam berlangsung sepanjang hari, tidak hanya di malam hari saja. Pengecekan suhu sebaiknya dilakukan di sore hari, karena suhu tubuh naik di sore hari menjelang petang. 

2. BatukAsian woman has angina, high fever and chronic cough | Premium Photo

Sumber foto : Freepik

Selain demam, batu juga menjadi salah satu gejala yang paling menonjol dari kedua penyakit ini. Sama-sama menginfeksi paru-paru, TBC juga dapat menular melalui droplets dari penderitanya. Pertama, batuk yang disebabkan TBC bersifat kronis, sedangkan batuk karena virus corona adalah akut. Batuk akibat penyakit TBC biasanya disertai dengan dahak kental dan kadang-kadang muncul bercak darah.

Pada COVID-19, gejala batuk yang muncul adalah batuk kering yang terjadi secara terus-menerus. Meskipun tidak semua orang yang mengalami batuk kering adalah mereka yang terinfeksi COVID-19, tapi batuk kering lebih berpotensi menjadi gejala infeksi virus corona dibanding batuk berdahak. Batuk kering akibat infeksi virus corona terasa di dada dan terasa di tulang dada kamu. Pada TBC, batuk yang terjadi pun berkepanjangan dan berlangsung selama tiga minggu atau lebih. 

3. Sesak NafasAsian woman have a cold and symptoms coughing, fever, headache and ...

Sumber: Freepik

Gejala ketiga adalah sesak nafas atau kesulitan bernafas yang dapat dialami oleh penderita TBC dan COVID-19. Pada pasien yang positif terinfeksi virus corona, kesulitan bernafas menjadi gejala ketiga yang harus diwaspadai. Sebab, gejala kesulitan bernafas ini dapat muncul dengan sendirinya, tanpa disertai batuk.

Jika dada terasa sesak dan kamu merasa seolah-olah tidak bisa bernapas cukup dalam, maka itu adalah tanda bahwa kamu harus mendapatkan penanganan yang serius. Pada penderita TBC, sesak nafas memberat secara bertahap. Pada TBC, keluhan sesak nafas yang muncul merupakan proses penyakit TBC yang meningkatkan produksi lendir. Akibatnya, hal tersebut membuat saluran nafas jadi menyempit dan merusak jaringan paru-paru. 

4. Gejala Lainnya

Exhausted girl holding her head with closed eyes being hot. female office assistant suffering from temperature and fever she needs fresh air. health concept Free Photo

Sumber: Freepik

Penderita TBC umumnya mengalami penurunan berat badan secara drastis. Hal itu terjadi karena pengaruh obat dan stres yang menyebabkan nafsu makan jadi menurun. Selain penurunan berat badan secara drastis, orang dengan TBC juga sering berkeringat berlebihan tanpa sebab di malam hari.

Pada penderita COVID-19, banyak gejala yang menyerupai flu, seperti pilek, sakit tenggorokan, dan sakit kepala. Penderita TBC dan COVID-19 juga kemungkinan mengalami satu gejala lagi yang sama, yaitu rasa kelelahan. TBC juga dapat memengaruhi bagian lain dari tubuh, termasuk tulang, usus, ginjal, kelenjar getah bening, dan otak. Sedangkan pada COVID-19, infeksi akan semakin parah jika penderita memiliki penyakit kronis bawaan, seperti jantung, penyakit paru kronis, diabetes, darah tinggi, dan kanker. 

Download Aplikasi Fazzdoc Yuk!

Kamu bisa menemukan ribuan dokter serta rumah sakit terbaik untuk melalui aplikasi Fazzdoc! Temukan solusi kesehatanmu dengan mudah di https://play.google.com/store/apps/details?id=com.fazzdoc.app untuk Playstore dan https://apps.apple.com/id/app/fazzdoc-fazz-doctor-booking/id1499323746 untuk App Store.

Share