4 Fakta Oximeter untuk Deteksi Virus Corona

Sumber: Freepik

Gejala baru Covid-19 yang berupa happy hypoxia menjadi perbincangan heboh di media sosial. Pasalnya, happy hypoxia dialami tanpa gejala. Meski gejala tidak muncul, tapi kadar oksigen di tubuh para pengidap happy hypoxia sudah sangat rendah dan organ-organ vitalnya sudah mengalami kerusakan parah. Tidak jarang happy hypoxia menyebabkan kematian pada pasien Covid-19, padahal sebelumnya terlihat sehat-sehat saja. Baru-baru ini, media digegerkan oleh kemunculan alat yang bernama oximeter yang katanya dapat mendeteksi gejala happy hypoxia pada pasien Covid-19. Simak fakta-faktanya di bawah ini! 

1. Mengenal Pulse Oximeter

Old patient with pulse oximeter on finger for monitoring during surgery in hospital Premium Photo

Sumber: Freepik

Pulse oximeter adalah alat yang mampu mendeteksi tingkat oksigen di dalam darah manusia tanpa menimbulkan rasa sakit. Oximeter dapat memperlihatkan seberapa efisien oksigen yang dikirim ke bagian tubuh yang paling jauh dari jantung, seperti lengan dan kaki. Oximeter berbentuk seperti klip yang dijepitkan pada ujung jari atau daun telinga pasien Covid-19.

Pulse oximeter berfungsi untuk mengukur saturasi oksigen dalam sel darah merah dan detak jantung. Cara kerja alat ini dengan menyinari kulit melalui ujung jari, kemudian mendeteksi warna dan pergerakan sel darah dalam tubuh. Dalam dunia medis, oximeter digunakan untuk mengecek pasien yang memiliki penyakit yang mempengaruhi kadar oksigen dalam darah. 

2. Panduan Penggunaan Oximeter Menurut WHO 

Pulse oximeter on the patient's hand Premium Photo

Sumber: Freepik

Dalam laman resmi World Health Organization (WHO) memberikan panduan penggunaan oximeter pada pasien. Oximeter memiliki dua jenis, yaitu yang digunakan pada jari tangan dan daun telinga. Umumnya yang banyak digunakan sekarang adalah oximeter yang ditempatkan pada jari tangan.

Untuk oximeter yang ditempatkan pada jari, pastikan jari yang dimasukkan di antara capit oximeter pas, tidak terlalu kecil dan tidak terlalu besar. Gunakan jari yang ukurannya sesuai dengan ruang antara capit oximeter. Jari perlu diposisikan secara tepat agar sinar atau cahaya oximeter dapat bekerja dengan benar. Dengan begitu Oximeter dapat mengukur kadar oksigen secara maksimal.

3. Oximeter Sebagai Alat Deteksi Dini

Blood oxygen meter on mans finger. Premium Photo

Sumber: Freepik

Oximeter dapat mendeteksi kadar oksigen di dalam darah manusia, sehingga oximeter dianggap sebagai alat deteksi dini gejala happy hypoxia pada pasien Covid-19. Pasien Covid-19 yang mengalami happy hypoxia mungkin mengalami gejala ringan yang tidak disadari, bahkan sama sekali tidak bergejala. Untuk itu, alat oximeter mungkin perlu disediakan di rumah untuk pasien Covid-19 yang mengalami gejala ringan dan sedang isolasi mandiri di rumah.

Namun, yang perlu diperhatikan adalah tidak semua pasien Covid-19 memiliki kadar oksigen yang rendah. Selain itu, kadar oksigen yang rendah tidak selalu menunjukkan bahwa kamu terpapar Covid-19. Sebaliknya, memiliki kadar oksigen yang normal tidak menjanjikan bahwa kamu tidak tertular virus tersebut, sehingga jangan bergantung sepenuhnya pada alat tersebut untuk deteksi dini virus corona. 

4. Efektivitas Oximeter

Flat lay with notebook with medical schedule. hands with pen and pulse oximeter. various pills and pill case on blue mint wall. monitoring when to take pills and vitamins during pandemics. Premium Photo

Sumber: Freepik

Di beberapa negara termasuk Indonesia, alat oximeter banyak dicari karena dianggap dapat membantu mendeteksi happy hypoxia pada pasien Covid-19. Ada kalanya oximeter dibutuhkan untuk memantau kadar oksigen dalam darah pada pasien Covid-19 yang sedang isolasi mandiri di rumah. Namun, pengecekan menggunakan pulse oximeter adalah bagian dari perawatan pasien yang perlu diawasi oleh dokter.

Pulse oximeter tidak dapat menyampaikan informasi secara lengkap tanpa pengawasan dari dokter. Jadi, sebaiknya penggunaan oximeter berada di bawah pengawasan dokter agar informasinya tersampaikan secara lengkap. Selain itu, oximeter bukan satu-satunya alat yang digunakan untuk mengukur kesehatan pasien, sehingga sebaiknya tidak bergantung kepada satu alat. 

Download Aplikasi Fazzdoc Yuk!

Kamu bisa menemukan ribuan dokter serta rumah sakit terbaik untuk melalui aplikasi Fazzdoc! Temukan solusi kesehatanmu dengan mudah di https://play.google.com/store/apps/details?id=com.fazzdoc.app untuk Playstore dan https://apps.apple.com/id/app/fazzdoc-fazz-doctor-booking/id1499323746 untuk App Store.

Share