4 Fakta Klaster Apartemen terkait Penyebaran Covid-19

Sumber: Freepik

Pasien terinfeksi positif Covid-19 di Indonesia mencapai angka lebih dari 250 ribu jiwa. Bahkan, penambahan kasus Covid-19 per harinya mencapai 4.176 kasus. Berarti, 5 orang Indonesia meninggal dunia setiap 1 jam akibat Covid-19. Semakin banyak pasien yang positif, maka semakin banyak pula klaster-klaster baru dalam penyebaran Covid-19. Salah satu klaster baru yang turut menyumbang pasien Covid-19 adalah klaster apartemen. Simak fakta-fakta tentang klaster apartemen di bawah ini! 

1. Kasus Penyebaran Covid-19 di Apartemen di China

Front view of people with medical masks coughing Free Photo

Sumber: Freepik

Klaster apartemen pertama kali ditemukan di Guangzhou, China. Satu keluarga beranggotakan 5 orang yang tinggal di lantai 15 di apartemen positif Covid-19. Beberapa hari kemudian, dua pasang suami istri paruh baya yang tinggal di lantai 25 dan 27, tepat di atas unit keluarga tersebut, ikut terinfeksi Covid-19. Padahal, mereka tidak pernah bepergian atau bertemu dengan pasien Covid-19.

Penelitian menunjukkan bahwa kedua pasangan tersebut mungkin terinfeksi Covid-19 karena menghirup udara bervirus dari pipa toilet yang terhubung ke unit apartemen keluarga di lantai 15. Namun, penelitian tentang penyebaran virus corona melalui pipa pembuangan air di apartemen atau gedung bertingkat lainnya diragukan karena sangat langka. Untuk itu, sampai hari ini belum ada penelitian lanjutan tentang kasus tersebut. Namun, penyebaran virus corona melalui pipa pembuangan air perlu diwaspadai. 

2. Penyebaran Lewat Aerosol

Sumber: Freepik

Munculnya klaster apartemen tidak hanya disebabkan oleh banyaknya orang yang tinggal di sana. Namun, ternyata ada media penyebaran virus corona yang tidak kamu sangka di apartemen, yaitu melalui saluran pembuangan limbah toilet. Terdapat studi epidemiologi yang menunjukkan terjadinya penularan vertikal virus corona secara aerosol melalui jalur pipa limbah toilet.

Penularan tersebut terjadi pada apartemen lantai atas, kemudian menularkannya ke lantai bawah, dan menularkannya lagi sampai tiga lantai bawah. Aerosol adalah partikel cair atau padat yang tersuspensi di udara. Aerosol terbentuk ketika droplets menguap lebih cepat daripada jatuh ke tanah, meninggalkan inti berukuran kurang dari lima mikrometer. Tanpa cairan berat yang menyeretnya ke bawah, partikel virus dari tetesan yang menguap ini dapat melayang di udara hingga setengah jam. 

3. Ventilasi Buruk di Apartemen

Beautiful interior shot of a modern house with white relaxing walls and furniture and technology Free Photo

Sumber: Freepik

Dalam suatu ruangan yang tutup dengan ventilasi yang buruk, virus corona dengan cepat mudah menyebar. Penularan virus corona di unit apartemen dapat terjadi jika seseorang yang terinfeksi menyebarkan virus ke udara melalui batuk atau bersin.

Pendingin udara atau AC di ruangan tersebut akan membuat droplet pembawa virus itu terpecah jadi ukuran yang lebih kecil, virus itu akan bertahan di udara dan berisiko terhirup. Untuk itu, jika kamu tinggal di apartemen, sebaiknya melakukan pergantian udara sebanyak 12 kali dalam 1 jam. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan filter AC untuk mencegah penularan Covid-19 melalui udara. 

4. Mencegah Penyebaran Covid-19 di Apartemen

Asia female receptionist conducting wear protective face mask use infrared thermometer checker or temperature gun on customer's forehead before enter office. lifestyle new normal after corona virus. Free Photo

Sumber: Freepik

Sebelum memasuki apartemen, umumnya penghuni wajib dicek suhu tubuh serta memakai hand sanitizer yang telah disediakan. Kemudian, sebelum memencet tombol lift, penghuni juga wajib menggunakan hand sanitizer terlebih dahulu untuk menghindari penularan virus corona dari tombol lift.

Nah, sesampainya di unit apartemen, gunakan kembali hand sanitizer untuk membuka pintu kamar. Saat memasuki apartemen sampai memasuki unit apartemen, penghuni wajib selalu menggunakan masker. Sementara itu, pengelola apartemen menyiapkan protokol kesehatan yang ketat, seperti menutup fasilitas gym dan membatasi pemakaian kolam renang. Selain itu, penghuni juga wajib memperhatikan sirkulasi udara di dalam unit. 

Download Aplikasi Fazzdoc Yuk!

Kamu bisa menemukan ribuan dokter serta rumah sakit terbaik untuk melalui aplikasi Fazzdoc! Temukan solusi kesehatanmu dengan mudah di https://play.google.com/store/apps/details?id=com.fazzdoc.app untuk Playstore dan https://apps.apple.com/id/app/fazzdoc-fazz-doctor-booking/id1499323746 untuk App Store.

Share